
narwal.id, Lebak, Banten – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Lebak menggelar Kejuaraan Kabupaten (KEJURKAB) Pencak Silat “Piala Bonnie Triyana” sebagai bagian dari Road to POPDA dan PORPROV 2026 pada senin (9/2). Kejuaraan ini diikuti oleh 600 pesilat dari 60 kontingen berbagai perguruan pencak silat se-Kabupaten Lebak.
Kegiatan yang di adakan di GGM Ona Rangkasbitung itu menjadi bagian penting dalam upaya pembinaan dan pemetaan atlet pencak silat daerah, sekaligus sebagai sarana seleksi awal atlet potensial yang diproyeksikan memperkuat Kabupaten Lebak pada ajang olahraga tingkat provinsi.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh olahraga dan pencak silat, di antaranya Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lebak Oktavianto Arif Ahmad, Ketua KONI Kabupaten Lebak Yepi Wahyu Wandiana, Wakil Ketua IPSI Provinsi Banten KH. Ihwan Hadiyin, serta jajaran pengurus IPSI Kabupaten Lebak, wasit dan juri.
Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Bonnie Triyana, yang dikenal memiliki perhatian besar terhadap pelestarian budaya dan sejarah Indonesia, menegaskan bahwa pencak silat tidak hanya harus dipandang sebagai cabang olahraga prestasi, tetapi juga sebagai bagian penting dari identitas budaya bangsa.
“Pencak silat harus menjadi olahraga yang mendunia, dan itu dimulai dari pembinaan yang serius di daerah. Di saat yang sama, pencak silat adalah warisan budaya bangsa yang harus dijaga dan dikembangkan melalui kompetisi yang sehat dan berkelanjutan,” ujar Bonnie Triyana.
Sementara itu, Kepala Dispora Kabupaten Lebak, Oktavianto Arif Ahmad menilai KEJURKAB ini sangat strategis dalam mendukung kebijakan pembinaan olahraga prestasi daerah.
“Kegiatan ini sangat positif karena membantu Dispora dalam memantau langsung atlet-atlet berbakat yang akan dipersiapkan untuk POPDA dan PORPROV. Ini menjadi bagian penting dari sistem pembinaan berkelanjutan,” katanya.
Ketua KONI Kabupaten Lebak Yepi Wahyu Wandiana menyebut pencak silat sebagai salah satu cabang olahraga unggulan daerah yang selama ini konsisten berprestasi.
“Pencak silat merupakan cabang olahraga yang konsisten menyumbangkan medali bagi Kabupaten Lebak di tingkat provinsi. Karena itu, pembinaan berjenjang melalui kejuaraan daerah harus terus diperkuat,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Jumhana, Pengurus IPSI Kabupaten Lebak Bidang Prestasi, yang mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kejuaraan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen yang telah membantu terselenggaranya KEJURKAB ini. Secara khusus, kami menyampaikan apresiasi kepada Pak Bonnie Triyana selaku sponsor utama yang telah menunjukkan kepeduliannya terhadap pembinaan pencak silat sebagai olahraga sekaligus warisan budaya di Kabupaten Lebak,” ujar Jumhana.
Melalui KEJURKAB Pencak Silat “Piala Bonnie Triyana”, IPSI Kabupaten Lebak menegaskan komitmennya dalam membangun sistem pembinaan atlet yang profesional, terukur, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat pelestarian pencak silat sebagai warisan budaya bangsa menuju POPDA dan PORPROV 2026.

