Narwala.id – Kota Serang – Badan otonom Mathla’ul Anwar yang terdiri dari DPP Himpunan Mahasiswa Mathla’ul Anwar (HIMMA), Ikatan Pelajar Mathla’ul Anwar (IPMA), dan Generasi Muda Wati Mathla’ul Anwar (GEMAWATI MA) menyelenggarakan kegiatan bertajuk Open Mic (Adu Gagasan) bagi kandidat Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar periode 2026–2031.
Kegiatan ini menjadi wadah diskusi terbuka antara generasi muda dan para kandidat untuk menyampaikan ide serta harapan terkait arah organisasi ke depan. Dalam forum tersebut, hadir dua perwakilan kandidat, yakni Andi Djuwaeli serta perwakilan dari Jazuli Juwaini yang diwakili staf khususnya.
Muhammad Arif Kirdiat selaku perwakilan Jazuli Juwaini menekankan pentingnya membuka ruang yang lebih luas bagi generasi muda di dalam organisasi. Ia menilai bahwa potensi dan semangat anak muda harus difasilitasi agar tidak terabaikan.
Menurutnya, kepemimpinan ke depan harus mampu memberikan kesempatan yang lebih besar bagi generasi muda untuk berperan aktif. Ia juga menjelaskan bahwa program yang diusung Jazuli Juwaini terbagi dalam tiga tahap, yaitu jangka pendek, menengah, dan panjang.
Program jangka menengah difokuskan pada kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat, sementara program jangka panjang diarahkan pada keberlanjutan kaderisasi dan penguatan organisasi.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya pengembangan pusat pendidikan sebagai prioritas utama. Akses pendidikan di wilayah Banten Selatan, menurutnya, masih menjadi tantangan yang perlu segera diatasi.
Ia menegaskan bahwa organisasi tidak boleh hanya aktif saat muktamar, tetapi juga harus memiliki program berkelanjutan, khususnya dalam pengembangan madrasah, sekolah, dan perguruan tinggi agar akses pendidikan semakin merata.
Sementara itu, Ahmad Syafaat yang mewakili DPP HIMMA menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian generasi muda terhadap masa depan organisasi. Ia menilai kehadiran para kandidat sebagai bukti komitmen mereka terhadap kader muda.
Ia juga menyebut bahwa kedua kandidat menunjukkan keseriusan dalam merangkul generasi muda dan bersama-sama membangun Mathla’ul Anwar agar lebih maju di masa mendatang.

