
SERANG, NARWALA.ID – Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, melakukan monitoring pelaksanaan Program Tebar Kurban Kita Bisa 2026 yang berlangsung di kawasan Ciracas, Kota Serang. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan proses penyembelihan, pengemasan, hingga pendistribusian hewan kurban berjalan lancar dan tepat sasaran.
Dalam program tersebut, sebanyak 1.158 hewan kurban yang terdiri dari sapi dan domba disembelih untuk kemudian didistribusikan kepada masyarakat di berbagai wilayah Provinsi Banten, khususnya daerah yang masih minim akses terhadap hewan kurban.
Agis mengatakan, pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di Banten merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Serang, relawan Kurban Kita Bisa, serta para shahibul kurban dari berbagai daerah di Indonesia.
“Untuk proses penyembelihan dan pengemasan di wilayah Banten, Kota Serang dipercaya menjadi lokasi pelaksanaannya. Hewan kurban ini berasal dari para pengqurban yang telah menitipkan kurbannya melalui program Kurban Kita Bisa,” ujar Agis, Sabtu (30 Mei 2026).
Menurutnya, program tersebut tidak hanya menjadi sarana pelaksanaan ibadah kurban, tetapi juga memperkuat nilai solidaritas sosial dan gotong royong di tengah masyarakat.

Ia mengapresiasi inisiatif Kurban Kita Bisa yang mampu menjangkau wilayah-wilayah pelosok sehingga manfaat kurban dapat dirasakan secara lebih merata.
“Program seperti ini sangat membantu masyarakat. Distribusi kurban yang menjangkau berbagai daerah menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang tumbuh di masyarakat,” katanya.
Agis menjelaskan, ribuan hewan kurban yang disembelih akan didistribusikan ke sejumlah daerah di Banten, di antaranya Kabupaten Serang, Kota Serang, Kabupaten Pandeglang, Kota Cilegon, dan Kabupaten Lebak. Penyaluran dilakukan berdasarkan kebutuhan masyarakat serta kondisi wilayah yang masih minim penerimaan hewan kurban.
Selain memberikan manfaat bagi masyarakat penerima, program tersebut juga dinilai berdampak positif terhadap perekonomian peternak lokal.
Pemerintah Kota Serang, kata Agis, terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak agar peternak dan petani ternak di daerah memiliki pasar yang lebih luas, terutama menjelang Hari Raya Iduladha.
“Melalui program ini, para peternak lokal mendapatkan manfaat ekonomi karena hewan ternaknya terserap untuk kebutuhan kurban. Ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Agis berharap Program Tebar Kurban Kita Bisa dapat terus berkembang setiap tahun sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
“Iduladha bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga mengajarkan keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi kepada sesama. Semoga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Relawan Kurban Kita Bisa, Slamet Rasyadi, menjelaskan bahwa seluruh hewan kurban berasal dari para pengqurban yang telah memesan dan menitipkan kurban melalui platform Kurban Kita Bisa. Kota Serang dipilih sebagai salah satu pusat penyembelihan sekaligus distribusi kurban untuk wilayah Banten.
Menurut Slamet, pihaknya sengaja menggandeng peternak lokal dalam penyediaan hewan kurban guna membantu meningkatkan pendapatan para peternak.
“Benar, sebagian besar hewan kurban berasal dari peternak lokal. Sebelum hari pelaksanaan, hewan-hewan tersebut dikumpulkan dan dibawa ke lokasi untuk proses penyembelihan,” katanya.

