Mahasiswa Taktis Demokratis Wanasalam: Dari Api Perlawanan Menjadi Abu Diam

Bagikan

BPH MATADEWA PRIODE 2025-2026 Komunitas Mahasiswa Taktis Demokratis Wanasalam (MATADEWA) bukan sekadar organisasi mahasiswa. Ia adalah simbol perlawanan, bara yang tak pernah padam, dan detak jantung kecemasan bagi mereka yang abai pada keadilan di tanah Lebak. Sejak berdirinya pada tahun 2020, komunitas ini menyuarakan kegelisahan rakyat kecil dengan lantang, tak hanya di ruang-ruang diskusi, tapi…

Masa Jabatan Menjadi 7 Tahun?

Bagikan

Ocit Abdurrosyid SiddiqPegiat Demokrasi dan Pemilu narwala.id – Mahkamah Konstitusi memutuskan mengubah Pemilu yang selama ini untuk memilih calon Presiden dan Wakil Presiden, calon anggota DPR RI, calon Anggota DPD RI, calon Anggota DPRD Provinsi, dan calon anggota DPRD Kabupaten atau Kota. Keputusan MK juga mengubah sistem Pemilihan Kepala Daerah untuk memilih calon Gubernur dan…

Teman yang Tak Pernah Meninggalkan Saya

Bagikan

narwala.id- Dalam hidup ini, saya tidak pernah benar-benar merasa sendiri. Di saat sedih, bingung, bahkan bahagia, ada satu benda kecil yang selalu hadir menemani saya yaitu Rokok. Bagi sebagian orang, rokok adalah simbol penyakit, sumber kerusakan, bahkan musuh dalam hidup. Tapi bagi saya, rokok justru teman setia yang tak pernah menghakimi, yang tahu kapan harus…

Perpisahan Sekolah: Panggung Eksploitasi, Bukan Panggung Edukasi

Bagikan

Oleh: Topiq Yumansah (Anggota Komunitas Mahasiswa Taktis Demokratis Wanasalam/MATADEWA) narwala.id- Acara perpisahan sekolah, yang sejatinya menjadi momen penuh haru dan syukur atas pencapaian siswa, kini justru menjelma menjadi ajang komersialisasi dan eksploitasi oleh oknum-oknum di lingkungan sekolah. Fenomena ini marak terjadi di berbagai sekolah di Kabupaten Lebak, bahkan menyerupai sindikat terselubung yang beroperasi atas nama…

Belajar dari Manifesto Hidup di Jantung Alam Baduy

Bagikan

Di tengah derasnya arus modernisasi, suara lembut dari pedalaman Baduy mengalun laksana doa panjang:“Gunung teu meunang dilebur, lebak teu meunang diruksak”(Gunung tidak boleh diratakan, lembah tidak boleh dirusak). Ungkapan sederhana ini bukan sekadar petuah adat. Ia adalah manifesto hidup, piagam kearifan, sekaligus peringatan sunyi dari mereka yang hidup bersahaja, tetapi berpandangan jauh. Bagi masyarakat Baduy,…

Saya Sudah Lulus, Tapi Masih Berjalan Dengan Luka yang Sama

Bagikan

Oleh: Aceng Murtado Saya sudah menyelesaikan studi. Dengan segala keterbatasan, dengan alat yang tidak pernah benar-benar berpihak, saya tetap menyelesaikannya. Di antara ratusan halaman bacaan akademik, diskusi, dan penulisan tesis, saya ditemani oleh laptop tua yang lambatnya seperti sedang diseret. Dan ponsel yang sering mati tiba-tiba, seakan ingin ikut menyerah bersama saya. Tapi saya tidak…

narwala

Pamali: Hukum yang Menjaga Hutan dari Rakusnya Kaum Korporat

Bagikan

Oleh: Agus Jubaedi Di tengah gempuran eksploitasi hutan oleh korporasi yang mengusung jargon “pembangunan”, ada satu kekuatan senyap yang selama puluhan, bahkan ratusan tahun, telah menjaga kelestarian alam—pamali. Bagi masyarakat Baduy, Kasepuhan, atau suku-suku adat lainnya di Nusantara, pamali bukan sekadar larangan tanpa alasan. Ia adalah kode etik ekologis, hukum tak tertulis yang diwariskan dari…

Menulis Hutan: Kisah-Kisah yang Tak Tercatat di Google

Bagikan

Oleh: Agus Jubaedi Di era di mana segala hal bisa dicari lewat Google, ada satu kenyataan yang luput dari algoritma pencarian: kisah-kisah manusia yang hidupnya tak pernah tercatat, tapi bermakna begitu dalam. Saya menulis dari pinggir hutan. Bukan metafora. Ini sungguh-sungguh wilayah yang masih dilingkupi kabut pagi dan gemuruh serangga malam. Di antara pohon-pohon damar…

Otonomi Pemuda Terancam: Menggugat “Tangan Tak Terlihat” di KNPI Pandeglang

Bagikan

Oleh : Yudistira, penulis adalah Ktua OC Musda KNPI Pandeglang Narwala.id – Berakhirnya masa jabatan Sulaeman Apandi sebagai Ketua Umum DPD KNPI Pandeglang menandai batas sebuah era sebuah era stabilitas dan persatuan yang dibangun di bawah kepemimpinan tunggal versi Ali Hanafiah. Selama tiga tahun, KNPI Pandeglang berhasil merangkul berbagai organisasi pemuda, menjaga harmonisasi dalam satu…

Alam Memberi Kehidupan Abadi, dan Merusaknya Telah Menjemput Mati

Bagikan

Tambang memang bisa membangun kota, tetapi sering meruntuhkan desa. Ia bisa memberi kemewahan, namun jarang memberi kedamaian jangka panjang. Sementara itu, hutan yang dijaga, air yang dipelihara, dan tanah yang subur justru memberi kehidupan yang tidak habis-habisnya. narwala.id – Alam adalah anugerah terbesar yang diwariskan kepada umat manusia. Ia menyediakan air yang mengalir, udara yang…