
Klub sepak bola asal Provinsi Banten, Adhyaksa Banten FC, kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan talenta daerah dengan menggelar seleksi terbuka bagi pemain muda lokal. Event ini digelar sebagai persiapan konkret menghadapi kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2025/2026, dengan semangat kuat untuk mencetak pemain muda berkualitas dari Banten.
Seleksi berlangsung selama dua hari, yakni pada 28 dan 29 Juni 2025, di markas besar klub yaitu Banten International Stadium (BIS). Presiden Klub, Eko Setyawan, menyebutkan antusiasme masyarakat sangat tinggi: terdapat 1.300 calon pemain yang mendaftar, namun hanya 200 peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi untuk kemudian melangkah ke tahap seleksi langsung di lapangan.
Eko menegaskan bahwa seleksi ini memang diprioritaskan bagi pemain asli Banten. Walaupun dibuka mulai 26 Juni 2025, pendaftaran dari luar provinsi tidak diperkenankan. “Kami hanya menerima pendaftar dari wilayah Banten, karena misi ini adalah membangun fondasi sepak bola daerah,” ujarnya.
Selain itu, tradisi pemusatan talenta muda juga mengacu kepada regulasi Liga 2 Indonesia: peserta seleksi difokuskan kepada pemain berusia maksimal 20 tahun. Hal ini bertujuan memperkuat skuad muda Adhyaksa Banten FC sesuai persyaratan kompetisi.
Dari sekian banyak peserta yang mengikuti seleksi langsung, klub akan memilih antara 5 hingga 7 pemain terbaik yang akan mengenakan jersey Adhyaksa Banten FC di musim Liga 2 2025/2026 mendatang. “Kami ingin memastikan bahwa pemain yang dipilih benar-benar memiliki kualitas, mental bertanding, dan loyalitas terhadap Banten,” tambah Eko.
Pemilihan venue di Banten International Stadium bukan tanpa alasan. Stadion kebanggaan daerah ini menjadi simbol kembalinya klub ke akar lokal, sekaligus menjadi motivasi bagi generasi muda Banten. “Adhyaksa Banten FC memiliki potensi besar untuk menjadi kebanggaan masyarakat Banten,” pungkas Eko dengan penuh optimisme.
Dengan langkah strategis ini, Adhyaksa Banten FC tidak hanya mempersiapkan tim untuk kompetisi, tetapi juga memastikan bahwa pembinaan pemain muda dan semangat daerah senantiasa menjadi prioritas—menegaskan bahwa masa depan sepak bola profesional di Banten kini semakin nyata.

