5 Hal yang Bisa Dipetik dari Kekalahan Telak Real Madrid atas PSG: Strategi Xabi Alonso Dipertanyakan

Narwala.id – Paris Saint-Germain (PSG) sukses menghancurkan Real Madrid dengan skor telak 4-0 dalam pertandingan semifinal Piala Dunia Antarklub 2025 yang digelar di Stadion MetLife pada Kamis (10/7) dini hari WIB. Tim besutan Luis Enrique tampil dominan sejak awal pertandingan, membuat Real Madrid kesulitan sepanjang laga. Fabian Ruiz tampil sebagai bintang utama dengan mencetak dua…

Luka Modric Tutup Karier di Real Madrid dengan Hasil Menyedihkan

Narwala.id-Karier Luka Modric bersama Real Madrid resmi berakhir. Setelah mengabdi selama 13 tahun, mencatatkan 597 penampilan, dan mempersembahkan 28 trofi, sang maestro Kroasia menjalani laga terakhirnya saat Real Madrid tumbang 0-4 dari PSG di semifinal Piala Dunia Antarklub 2025. Walau hasil pertandingan itu jauh dari harapan, kiprah Modric di Los Blancos akan terus dikenang. Pelatih…

Edukasi Kreatif KKM 38 Dorong Antusiasme Belajar Anak di Desa Bendung

Abdul Halim, menekankan pentingnya pendekatan yang humanis dan menyenangkan dalam pendidikan anak. narwala.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 38 hadir di tengah masyarakat Desa Bendung, Kecamatan Kasemen, Kabupaten Serang, dengan membawa semangat perubahan melalui kegiatan edukasi dan pembinaan bagi anak-anak desa. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk…

Mathla’ul Anwar: Menapaki 109 Tahun Perjalanan Masehi dan 112 Tahun Hijriyah, Menyebar Terang dari Banten ke Jagat Peradaban

Narwala.id- Tanggal 9 April 2025 kemarin, bukan sekadar momentum peringatan lahirnya organisasi Islam bernama Mathla’ul Anwar, melainkan penanda sejarah yang begitu kaya akan nilai dan perjuangan. Di usia 109 tahun Masehi dan 112 tahun Hijriyah, Mathla’ul Anwar bukan hanya bertahan, tetapi juga tumbuh, berkembang, dan terus memberi kontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan peradaban Islam…

Remiliterisasi Birokrasi Sipil dan Ancaman bagi Demokrasi: Sebuah Tinjauan Sosiologis

Narwala.id- Dalam kacamata Ilmu sosiologi penulis juga ingin berbicara terkait Undang-Undang TNI No. 3 Tahun 2025 yang memperbolehkan prajurit aktif menduduki jabatan sipil tanpa harus pensiun, merupakan sebuah kebijakan negara yang berdampak langsung terhadap struktur sosial dan dinamika kekuasaan dalam masyarakat. Dalam perspektif ilmu sosiologi, kebijakan ini tidak hanya soal hubungan militer dan sipil, tetapi…

Luis Enrique Tunjukkan Antusiasme Jelang Pertandingan PSG vs Real Madrid di Piala Dunia Antarklub 2025

Narwala.id-Pelatih PSG, Luis Enrique, mengungkapkan antusiasmenya menjelang duel sengit kontra Real Madrid di semifinal Piala Dunia Antarklub 2025. Menurutnya, pertandingan ini adalah momen yang sangat ia nantikan. Kini turnamen Piala Dunia Antarklub 2025 telah mencapai babak krusial dengan hanya empat tim tersisa yang bersaing memperebutkan tiket ke final. Salah satu pertandingan paling dinantikan mempertemukan PSG…

Keterlibatan Militer dalam Jabatan Sipil dalam Perspektif Pengkajian Islam: Antara Maslahah dan Ancaman terhadap Prinsip Keadilan

Revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 melalui UU No. 3 Tahun 2025 yang membuka kembali ruang bagi prajurit aktif untuk menduduki jabatan sipil merupakan kebijakan negara yang menuai kontroversi. Dalam perspektif pengkajian Islam, hal ini perlu dikaji lebih dalam, bukan hanya dari sisi legal-formal, melainkan juga dari sisi etika kekuasaan, prinsip keadilan (‘adl), dan kemaslahatan…

Seminar Edukasi Pencegahan Stunting: Wujudkan Generasi Sehat Desa Bendung

Ketua KKM Kelompok 38, Abdul Halim, menyampaikan bahwa seminar ini merupakan bagian dari komitmen mahasiswa untuk turut serta mendorong peningkatan kualitas kesehatan masyarakat desa. narwala.id – Sebagai bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Kelompok 38 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Primagraha sukses menggelar Seminar Stunting bertema “Pencegahan Stunting bagi Anak di Desa Bendung”, yang dilaksanakan…

Maulana Yusuf dan Ekspansi Islam ke Pedalaman

Setelah Kesultanan Banten berdiri dan mapan di bawah kepemimpinan Sultan Maulana Hasanuddin, tongkat estafet kekuasaan jatuh kepada putranya, Maulana Yusuf. Jika Hasanuddin adalah sosok pendiri dan pemantap kekuasaan pesisir, maka Yusuf adalah ekspansionis religius-politik yang membawa Banten menembus batas pedalaman. Di tangannya, proyek Islamisasi meluas dari pelabuhan ke gunung, dari kota dagang ke pusat-pusat kekuasaan…

Banten di Tangan Maulana Hasanuddin: Awal Sebuah Kekuatan Maritim Islam

Kesultanan Banten dikenal sebagai salah satu kerajaan Islam besar di Nusantara yang berjaya dalam perdagangan dan politik maritim. Namun, keberhasilan Banten sebagai kekuatan maritim Islam tidak terjadi begitu saja. Transformasi itu dimulai dari tangan Sultan Maulana Hasanuddin, sultan pertama Banten yang meletakkan fondasi kekuatan laut berbasis nilai-nilai Islam dan strategi geopolitik yang canggih. Di bawah…