FUDA UIN BANTEN Jadikan Syekh Nawawi Inspirasi Kebangsaan Modern

Bagikan

SERANG, NARWALA.ID – Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUDA) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten bekerja sama dengan Jejaring Dunia Santri menggelar Studium General dan Bedah Buku bertema “Menghidupkan Api Nasionalisme Syekh Nawawi Al-Bantani di Tanah Kelahiran: Jejak Lokal dan Dampak Global” di Aula FUDA Lantai 2 Kampus 2 UIN SMH Banten. Kegiatan yang dihadiri sekitar 300…

Mahasiswa UIN SMH Banten Gelar Nobar dan Diskusi Publik Film “Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita”

Bagikan

Narwala.id – Serang, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat FASEI UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten bersama Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) Komisariat UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dan Dewan Perwakilan Cabang (DPC) PERMAHI sukses menyelenggarakan kegiatan nonton bareng (nobar) dan diskusi publik film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita, Rabu (20/5/2026), di depan gerbang utama Kampus…

DEMOKRASI MATI DI UIN SMH BANTEN: ALIANSI MAHASISWA RESAH TUNTUT WAREK III MUNDUR DAN LAWAN TIRANI BIROKRASI

Bagikan

Narwala.id – Serang – Gelombang keresahan mahasiswadi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten mencapai puncaknya.  Hari ini, Selasa (05/05/26), Aliansi Mahasiswa Resah melakukanaksi pendudukan di Rektorat Kampus 2. Aksi ini merupakanrespons atas tindakan sewenang-wenang birokrasi yang dinilaitelah melakukan “kudeta” terhadap kedaulatan mahasiswa. Membawa rapor merah bertajuk “Kampus DalamCengkraman Krisis Kekuasaan Birokrat”, Aliansimenyoroti tindakan Wakil Rektor III yang dianggap telahmelampaui kewenangannya dengan mengintervensi PemilihanUmum Mahasiswa (PUM) 2026 secara brutal. Mahasiswa mengecam keras pemecatan pengurus KPU-M dan BAWASLU-M yang dilakukan tanpa surat resmi dan dasarhukum yang jelas. Penunjukan pengurus baru secara sepihakoleh birokrasi disebut sebagai cacat konstitusional yang mencederai Undang-Undang Keluarga Besar Mahasiswa(UUKBM). Wahid Kohar, selaku Koordinator Lapangan AliansiMahasiswa Resah, menegaskan bahwa kampus telah berubahmenjadi ruang yang intimidatif dan jauh dari nilai-nilaiakademis.”Kami berdiri di sini karena hukum tertinggimahasiswa, UUKBM, telah diinjak-injak. Penunjukan KPU-M dan BAWASLU-M oleh birokrasi adalah produk ‘anak haram’ yang tidak memiliki legitimasi moral maupun legal. Ini adalah bentuk tirani nyata di dalam institusi pendidikan,” tegasnya dalam orasi di depan Gedung Rektorat. Poin-Poin Gugatan Rakyat Mahasiswa Selain isu demokrasi, Aliansi juga membawa isu kerakyatandan kemanusiaan yang selama ini terabaikan: 1. Copot Wakil Rektor III: Menuntut pertanggungjawabanmoral dan mendesak mundur dari jabatan atas kegaduhandan intervensi yang dilakukan. 2. Bubarkan Lembaga Cacat Hukum: Menolak kerasKPU-M dan BAWASLU-M bentukan birokrasi dan menuntut pengembalian fungsi lembaga sesuai konstitusimahasiswa. 3. Hilangkan UKT Mahal: Menolak UKT mahal dan mendesak transparansi serta keberpihakan bagimahasiswa kurang mampu. 4. Darurat Kekerasan Seksual: Menuntut sistemperlindungan korban yang nyata, mengingat lemahnyapenegakan aturan terhadap pelaku kekerasan seksual di lingkungan kampus. 5. Stop Komersialisasi Pendidikan: Menolak segalakebijakan kampus yang lebih mementingkan profit bisnisdaripada kualitas dan aksesibilitas pendidikan. Aliansi Mahasiswa Resah menyatakan akan tetap bertahandan melakukan eskalasi massa jika tuntutan mereka diabaikanoleh Rektorat. Mereka menuntut pertemuan terbuka agar seluruh civitas akademika dapat melihat bobroknya tata kelolabirokrasi saat ini.

TURUNKAN WAREK III UIN SMH BANTEN ATAU BUBARKAN ANAK HARAM KPU-M DAN BAWASLU

Bagikan

Narwala.id – Kota Serang – Aroma busuk tercium dari balik gedungrektorat UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten. Kampus yang seharusnya menjadi episentrum intelektual dan laboratorium demokrasi kini tengah mengalami krisislegitimasi yang akut. Polemik ini berpusat pada satu titik: dugaan penyalahgunaan wewenang oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama yang dinilai telahmenghancurkan tatanan demokrasi…

Mengarusutamakan Moderasi Beragama: FUDA UIN Banten Jadi Laboratorium Toleransi

Bagikan

narwala.id. Serang, 11 November 2025 — Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUDA) Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin (UIN SMH) Banten kembali menegaskan peran strategisnya dalam penguatan moderasi beragama melalui penyelenggaraan Seminar Moderasi Beragama dengan tema “Epistemologi Moderasi Beragama: Antara Teks, Konteks, dan Realitas Sosial”. Kegiatan ini diikuti seluruh dosen dan tenaga kependidikan FUDA dan digelar…

SEMA FUDA UIN SMH Banten Tanamkan Kesadaran Legislasi Lewat Seminar

Bagikan

narwala.id. Serang, 29 Oktober 2025 — Senat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Adab (SEMA FUDA) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menyelenggarakan Seminar Legislasi bertajuk “Peran Legislasi dalam Membentuk Legislator Muda yang Berintegritas Demi Terwujudnya Demokrasi yang Berkualitas”, bertempat di Aula Gedung FUDA Lantai 2, Rabu (29/10). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.30 WIB ini dibuka dengan…

Mahasiswa Kenalkan Program Studi Asuransi Syariah di SMAN 2 Pandeglang

Bagikan

Sosialisasi Edukatif: Mahasiswa Asuransi Syariah Ajak Siswa SMAN 2 Pandeglang Menatap Masa Depan Islami dan Profesional Narwala.id, Pandeglang, 5 Juni 2025 – Mahasiswa Program Studi Asuransi Syariah Semester 4B memperkenalkan dunia asuransi berbasis syariah kepada siswa-siswi Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Pandeglang melalui kegiatan sosialisasi bertajuk “Pilihan Cerdas, Masa Depan Cerah”. Kegiatan yang berlangsung Kamis pagi…